Kamis, 23 Agustus 2012

Memaafkan sebelum menerima, sanggupkah?

-Sebelum kutuangkan perasaanku dalam blog kali ini, di luar semua yang terjadi hari ini kuucapkan : "Selamat 39 bulan kepada kekasihku, Juliansen..."-

Berawal dari bunyi alarm di handphoneku, aku mengawali hari dengan penuh tanda tanya. Aku menyesal semalam aku tidak menyiapkan hati sebelumnya untuk hari ini, tapi apalah gunanya sesal itu? Toh sedari awal aku tidak tau hal ini akan terjadi.
Huhft, niatnya aku ingin sekali banyak bercerita di post kali ini. Ternyata sulit :') Biarlah permainan emosi yang terjadi hari ini hanya menjadi rahasiaku. Rahasia yang kubenci. Bagaimanapun apapun yang terjadi hari ini, aku harus bisa dewasa. Tapi dengan usia yang sebulan lagi menginjak angka 20 ini, pantaskah disebut dewasa jika masih memandang sinis kepada anak kecil yang usianya bahkan tidak ada setengah dari umurku?
hahaha.. Memang kuncinya cuma satu : menjawab pertanyaan yang menjadi judul post ini :)