Selasa, 29 Mei 2012

World Prayer Assembly 2012 : "A New Wave Is Coming"

World Prayer Assembly 2012, menurut gue ini adalah moment terbaik yang pernah dipersembahkan Indonesia untuk kemajuan dunia ke arah yang lebih baik.
Acara yang sebelumnya diadakan di Korea Selatan ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 14 sampai 18 mei 2012.
Tepat pada saat di kalender tertulis : "Kenaikan Yesus Kristus", gue sendiri dateng ke acara ini pas tanggal 17 Mei (yang disebut banyak orang ini acara puncaknya), .
Gue dateng bareng sama temen-temen dari komisi pemuda GBI.Kartini  (re : Donna, Yerry, Grace, Kak Aan, Nita, Angi, Kak Maria, Dimas, David, Apri dan opa Jumadi yang setia mengantar kami -big thanks for you opa !-)
Sebetulnya gue sedikit kecewa sama pihak gereja yang ngga ikut berkontribusi dalam acara ini, tapi ya gpplah toh yang terpenting gue bisa menikmati acara WPA ini (^_^)
Di dalam acara ini -atau lebih tepatnya ibadah-, gue sangat sangat merasakan gerakan Roh Kudus yang luar biasa melawati setiap jemaat yang hadir...
Dan yang bisa gue dapatkan dari hal ini adalah bagaimana Tuhan Yesus telah memilih Indonesia untuk menjadi wadah bagi turunnya kemuliaan Tuhan, sehingga Indonesia dapat menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lainnya.
Saat ini memang Indonesia masih banyak sekali mengalami problema besar dalam berbagai bidang kehidupan manusia, tapi gue sangat sangat dan sangat percaya bahwa Tuhan akan memulihkan bangsa yang besar ini. Amin !
Sekarang buat anda yang rindu melihat perubahan besar terjadi di bangsa kita, mari kita luangkan waktu sebentar saja untuk mendoakan bangsa kita setiap hari. Tak usah terlalu lama, cukup 10 menit setiap harinya kita doakan bangsa ini dengan tekun dan sungguh-sungguh.
Percayalah, Tuhan pasti melihat kesungguhan umatNya dan IA akan bekerja secara luar biasa melawati bangsa kita.
Dan untuk kita anak mudanya Tuhan, mari kita belajar bersungguh-sungguh, meniti cita-cita di dalam kebenaranNya, dan yang terutama menjaga kekudusan hidup kita. Dengan demikian kita akan dimampukan Tuhan untuk menjadi terang di tengah kegelapan dunia ini :)
Buat readers yang udah baca artikel ini dan rindu melihat bangsa kita dipulihkanNya, mari dengan iman dan dengan kesungguhan hati kita perkatakan kalimat ini :

"Kemuliaan TUHAN akan turun memenuhi bangsa Indonesia, seperti air menutupi samudra. Dan dari bangsa ini akan mengalir kemuliaan Tuhan yang memberkati bangsa-bangsa lain. Amin."

Tuhan memberkati anda, Tuhan memberkati saya, dan Tuhan memberkati bangsa ini...Haleluya!

Rabu, 23 Mei 2012

3 tahun bersamamu Juliansen ^^

Happy 3rd years anniversary my dear :*
3 tahun sudah kita bersama :D aku berharap kamulah penolongku yg sepadan yang Tuhan kirimkan untuk menemaniku :')
aku menyayangimu Juliansen,
dengan sepenuh hatiku...

Bersamamu adalah salah satu anugerah terindah yang Tuhan berikan dalam hidupku :*


Selasa, 15 Mei 2012

s.k.u.T

ya Tuhaaan...
Lagi-lagi kali ini nangis karna dia :'(
Lagi-lagi hari ini ngecewain dia sekaligus dikecewain dia :'(
Sakit rasanya pas dia ngomong kaya semalem :'(
Rasanya nyesek kalo mau lupain kata-kata dia semalem...
Aku emang egois Tuhan, dan Tuhan yang paling tau itu...
Aku juga ngga tega ngomong kasar sama dia, tapi ternyata ambisius aku untuk bahagia lebih dari rasa ngga tega itu...
Rasa nyeri di seluruh tubuh buat aku gagal menepati janji :(
Aku ngga mau kejadian semalem terulang lagi...
Tapi kejadian itu selalu terulang berkali-kali :'(

Padahal tepat seminggu lagi, genap 3 tahun usia hubungan kami :(
Padahal baru beberapa hari sebelumnya kami merencanakan liburan kami di bulan desember...
Kenapa aku ngga bisa terima kelemahan dia ya Tuhan ?
Apa itu artinya aku ngga mencintai dia ?
Kalau aku ngga mencintai dia, apa artinya airmata yg jatuh saat aku berdoa untuknya ya Tuhan?
Tuhan yang paling tau, siapa yang selama ini keberadaannya paling aku nantikan...

Tuhaaaaan...aku ngga sanggup :'(
aku mau meninggal aja rasanyaaaaa, tapi ngga dibolehin sama dia...
Tuhaaaaaaaan...
aku boleh minta hati yang baru ngga ?
aku mau hati yang kosong yang belum pernah diisi perasaan apapun...
atau boleh ngga aku minta waktu ini dimundurin?
aku mau kembali jadi siswi kelas 10 SMA yang lagi sibuk ngurusin kegiatan paskah sekolah...
aku mau perbaiki lagi semuanya dari situ...

Kalau permintaanku di atas ngga bisa dipenuhi, Tuhan bisa ngga lindungin Juliansen buat aku ?

old friend, my best friend :')




Mungkin kita ngga selalu bersama...
Dan pasti sudah banyak teman baru di luar kita yang menemani hari kita...
Tapi kenangan kita pasti ngga akan mudah musnah gitu aja...
Karena dari kenangan itulah kita belajar bagaimana cara berteman :') 
Sampai kapanpun kita tetap teman baik kan kawan ? :')



Selasa, 01 Mei 2012

Nestapa sang musafir...

Aku seorang musafir, dan kini aku sendiri ada di padang gurun...
Dan inilah nestapaku, aku lelah dengan segala kesedihanku...
Sedih adalah ketika benar namun merasa bersalah.
Sedih adalah ketika hati merasa sangat sakit namun bibir harus tetap tersenyum manis.
Sedih adalah ketika berkata bahagia namun tidak ada sukacita sama sekali.
Sedih adalah ketika merasa baik namun sebetulnya sudah rusak.
Sedih adalah ketika ketika nafas terasa berat dan mata mulai memanas, dan tersiksa adalah saat harus menahan jatuhnya air mata di situasi demikian.
Sedih adalah ketika memiliki keinginan yang berlawanan dengan ambisius orang banyak, dan puncak dari kesedihan itu adalah ketika keinginan itu harus dibuang sejauh mungkin.
Apa yang salah dengan aku ?
Apa keberadaanku salah ?
Dimana letak cela dalam keinginanku ?
Apa yang harus aku lakukan ?
Menunggu ?
Apa yang harus kutunggu ?
Keajaibankah ?
Apakah ada mata air di tengah padang gurun yang luas ini ?
Aku hanya ingin menikmati keinginan aku...
Sesuatu yang seharusnya menjadi hakku...
Tapi kapan itu akan aku dapatkan ?
Besok ?
Lusa ?
Atau sehari sebelum aku memasuki rumah itu ?
Apapun jawabannya...
Sudah terlambat...
Sekarang sudah tak ada lagi yang aku inginkan...
Aku kehilangan keinginanku...
Sekalipun itu rasa ingin tau...
Bahkan hidup pun aku tak ingin...
Karena hidup tanpa keinginan sama saja dengan mati...
Aku hanya seorang musafir...
Dan kini aku merasa haus...
Namun, aku telah jauh melewati mata air itu...
Yang ada hanyalah air mata, aku tak kuat...
Mata air, kembalilah kepadaku...
Aku sudah tak sanggup berjalan ke arahmu...
Suratku -sang musafir- kepada pemilik mata air...