Minggu, 07 Oktober 2012

20th Birthday ^^


27 September 2012
Kepala dua! Hahaha mantablah hari ini :D
Terimakasih dan ucapan syukur aku berikan untuk Tuhan Yesusku atas kebaikanMu sepanjang dan seumur hidupkuu..*bighugforPAPIJC
Wah hari ini luar biasa penuh kejutan. Dari awal detik pertama di tanggal 27 september ini gue udah dapet kejutan luar biasa dari seseorang nan jauh disana :* Dapet surprise tepat jam dua belas malem, dibawain kue plus bunga sama pacar yang kita sayang mungkin biasa banget terjadi saat seorang cewe ultah. Tapi gue beda, cara dia nunjukin perasaannya ke gue sangat buat gue terharu dan sadar bahwa ga semua hal bisa diukur dengan kemewahan dan keromantisan. Dari benua yang berbeda dia nelfon gue dan u know guys??? Dia mendoakan gue. Tulusnya doa yang dia panjatkan bener-bener membuat gue termotivasi untuk jadi pribadi yang lebih “cantik” lagi. Sebelum tutup telepon, dia nyuruh gue supaya buka FB. Paginya, gue buka FB sesuai permintaan dia, dan gue terharu (lagi), karna dia ngirimin gue video yang special buat gue. Buat bloggers boleh liat videonya disini dan disini. Special thanks for you Juliansen :') kamu jauh tapi kamu mampu buat aku tambah dan tambah sayang sama kamu :*
Super thanks juga buat temen-temen 1EB11ku tersayaaaang..pelukcium buat kaliaaaaan :*
Kangen banget kongkow bareng lagi sama kaliaaaan..makasih ya sayang-sayangkuuu..Makasih buat mafinnya, makasih buat kesempatan tiup lilinnyaaa..Kalian tau aja gue ga bakal tiup lilin di tanggal 27..hahaha,, Inget yaa, jadwal kita padet, temen baru banyak, jadi jangan pada sombong yaaa...
Makasih juga buat temen-temen baru 2EB02 yang sangat welcome menerima gue  yang unyu ini, makasih ya buat ucapan dan "ancaman" kaliaaan..hahaha
Makasih juga buat temen-temen BEM FE UG ^^ Gue bangga punya partner yang luar biasa seperti kalian :D
Buat temen-temen PBI juga makasih yaaa..Buat keluargaku juga makasih...Buat semuamuanya yang udah ngucapin n doain makasih yaaaaaa :")
i love u guys ^^ JESUS bless all

Selasa, 04 September 2012

Surat cin(t)a untuk anda yang tidak tau harus kupanggil apa :")

Hai :) Sudah lama kita tidak berjumpa setelah lebih dari sepuluh tahun anda menghilang dari pandangan mata saya. Mata saya memang bermasalah, tapi saya yakin ingatan saya masih sangat segar untuk mengingat anda. Terakhir bertemu, anda masih menjadi ibu dari dua orang anak yang kukira sebaya denganku. Kini (23 Agustus 2012) anak anda sudah bertambah satu, dan ternyata mengalir juga darah yang sama denganku dalam tubuh anak bungsu anda. Sungguh, saya benci akan kenyataan itu tapi saya tau, saya sadar diri, dan saya juga harus bisa memantaskan diri untuk bersikap sebagai seorang gadis dewasa yang tidak berontak terhadap kenyataan yang ada. Ya, saya akan bersikap dewasa!
Ternyata anak anda lebih muda usianya dari saya, perkiraan saya di waktu kecil terbukti salah. Dua dari tiga anak anda mencium tangan saya sebagai bentuk penghormatan mereka. Saya berterimakasih pada anda, karena anda mengizinkan anak anda melakukan hal itu kepada saya. Saya tersanjung akan perlakuan anda dan anak anda, tapi ada emosi yang lebih besar lagi yang saya rasakan entah kepada siapa saat saya melihat "keluarga" anda. Emosi yang mempermainkan pernafasan saya, sehingga untuk menghirup udara saja sesulit ini rasanya. Tak bisa saya pungkiri, emosi negatif terasa lebih kuat menggerogoti hati saya terhadap anda. Oke. Ralat. Terhadap anda dan "keluarga" anda. Tapi bagaimanapun sakitnya, saya diajarkan untuk tetap mengasihi anda. Dan hari ini keputusan pertama yang saya ambil adalah : memaafkan suami anda (lagi). Selanjutnya saya tidak tau, tapi saya harap saya dapat menerima anda sekeluarga sebagai bagian dari hidup saya. Walaupun saya tau, dengan kehadiran anda dan anak anda itu sudah menjadi jawaban atas pengharapan saya selama ini. Yaa, terkadang apa yang kita anggap baik memang belum tentu baik untuk kita. Tuhanlah yang tau dan yang bisa memberikan yang terbaik untuk kita. Jadi saya percaya, anda ada di depan mata saya sekarang itu juga karena seizin Tuhan. Saya tidak marah, atau lebih tepatnya saya tidak tau apa yang saya rasakan ketika melihat anda berdampingan dengan suami anda. Dari cara berkomunikasi anda dengan suami anda, saya dapat menyimpulkan bahwa kalian memang sepaham, entah dimana saya pernah melihat bahasa tubuh seperti yang kalian lakukan. Ah saya ingat, papa dan mamaku juga pernah berkomunikasi seperti kalian, tapi itu sudah hampir 13 tahun yang lalu. Dan saya sempat menyesal memikirkan bahwa anda dan suami anda memiliki aura chemistry yang hampir sama dengan kedua orangtuaku.  Dan sekarang saya menyesal telah menuangkannya dalam tulisan.
Hmm, tapi penyesalan tidak dapat mengubah apa yang telah terjadi. Nenek kaya itu bilang kalau anak bungsumu sangat mirip dengan aku saat masih kecil. Tapi aku rasa tidak. Aku tidak bermaksud untuk tinggi hati, tapi sekali lagi mari kita lihat pada kenyataan (seperti apa yang sedang aku usahakan saat ini). Berbeda dengan anakmu, aku tidak memiliki mata yang besar untuk menunjukkan ekspresi marahku. Aku sipit. Dan maaf saja, aku dimasa kecil lebih menggemaskan dibanding anakmu dan lihat saja kulitku jauh lebih putih dari anakmu. Faktor genetika yang diturunkan mamaku memang sangat kuat mengalir deras di tubuhku. Dengan hanya melihatku saja orang bisa menilai bahwa aku china. Aku tidak bermaksud untuk merendahkan anakmu apalagi memiliki niat untuk membencinya. Sungguh, sekali lagi tidak! Terlalu sulit bagiku untuk membenci anak kecil yang bahkan tidak tau siapa diriku. Aku akan mengasihinya, biar bagaimanapun aku tau : dia adikku. Tapi maaf, aku tidak mau disamakan dengannya. Apalagi dibandingkan dengan anakmu. Cukup berbagi dengannya saja sudah membuat saya sulit bernafas. Ya walaupun aku tau, kedua anakmu yang lain juga mengalami hal yang mungkin lebih berat dari apa yang aku alami kini. Aku hanya berpesan supaya tetaplah anda jaga ketiga anak anda dalam kondisi apapun (seperti apa yang mama saya lakukan). Dan jangan pernah pergi dari ayah anak-anak anda walaupun anda tidak sanggup lagi bertahan bersamanya (tidak seperti yang mamaku lakukan, ataupun mungkin ini juga salah satu pengalaman anda dulu. Saya tidak tau...). Itu tadi bukan perintah, hanya sebuah saran agar anak anda tidak mengalami apa yang saya rasakan kini.
Tak banyak yang saya minta darimu, tapi tolonglah satu hal ini saja anda lakukan untukku : rawat papaku dengan baik :')

Terima kasih untuk anda,
juga untuk lima puluh ribu yang anda berikan untukku.
Tuhan memberkati.

Sabtu, 01 September 2012

Surat Cinta Untukmu yang Tercinta (4)

Pertama-tama :
Welcome SEPTEMBER, September is my month ^^
Hai sayang, ngga kerasa udah tujuh bulan aku ngga memegang tangan kamu :')
Ngga terasa ya sayang ternyata kita mampu melewati masa-masa sulit di pertengahan tahun ini. Ah aku salah, bukan kita yang mampu tapi Tuhan yang memampukan kita berdua. Ini juga pasti salah satu akibat dari "proyek" kita :)
Sudah sejauh ini kia berjaan, tapi aku masih saja membuat masalah :( aku masih aja membuat kamu geram dan kecewa. Huh, aku memang egois. Dan sialnya lagi, aku pencemburu handal.

Tapi itu semua ngga jadi alasan kamu untuk ninggalin aku. Ya, aku percaya kamu akan tetap ada di sisiku. Bahkan di saat jarak menjadi penghalang kita saat ini, kamu tetap mendedikasikan waktumu untuk aku. Aku sayang kamu. Aku merindukanmu sayang.. Pulanglah dan akan kubuatkan tempe bacem yang kamu minta itu :*

Kamis, 23 Agustus 2012

Memaafkan sebelum menerima, sanggupkah?

-Sebelum kutuangkan perasaanku dalam blog kali ini, di luar semua yang terjadi hari ini kuucapkan : "Selamat 39 bulan kepada kekasihku, Juliansen..."-

Berawal dari bunyi alarm di handphoneku, aku mengawali hari dengan penuh tanda tanya. Aku menyesal semalam aku tidak menyiapkan hati sebelumnya untuk hari ini, tapi apalah gunanya sesal itu? Toh sedari awal aku tidak tau hal ini akan terjadi.
Huhft, niatnya aku ingin sekali banyak bercerita di post kali ini. Ternyata sulit :') Biarlah permainan emosi yang terjadi hari ini hanya menjadi rahasiaku. Rahasia yang kubenci. Bagaimanapun apapun yang terjadi hari ini, aku harus bisa dewasa. Tapi dengan usia yang sebulan lagi menginjak angka 20 ini, pantaskah disebut dewasa jika masih memandang sinis kepada anak kecil yang usianya bahkan tidak ada setengah dari umurku?
hahaha.. Memang kuncinya cuma satu : menjawab pertanyaan yang menjadi judul post ini :)

Selasa, 31 Juli 2012

Surat Cinta Untuk ROH KUDUS

Dalam nama Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus...
Ya Allah Roh Kudus, Penghibur yang dijanjikan untuk menemaniku...
Aku sungguh mengucap syukur, karena tanpa perlu bersusah payah mencariMu aku dapat mengenal Engkau. Aku sangat bersyukur memiliki Engkau sebagai Penghiburku Yang Sejati. Bahkan di saat aku mengalami masa-masa tersulit sekalipun, Engkau tidak meninggalkan aku. Tapi apa yang aku perbuat kepadaMu? Aku malah melupakan Engkau. Aku mohon ampun ya Allah Roh Kudus. Aku tau, aku memang masih labil untuk bisa menyembah Engkau dengan benar. Tapi tak ada habisnya rasa syukurku, karena dengan caraMu yang ajaib Engkau mengingatkan aku melalui orang terdekatku agar aku selalu mengutamakan Engkau dalam hidupku. Ya, hal itu adalah wajar karena memang untuk itulah aku diciptakan : untuk menjadi alat kemuliaanMu, menjadi pekerjaMu sekaligus anakMu. Terima kasih ya Roh Kudus karena Engkau selalu bergerak di dalam hatiku menjaga aku supaya tidak jatuh dalam lubang kematian. Aku mohon, tetaplah tinggal di dalamku dan aku di dalamMu. Agar kehidupanku dapat menyenangkan hatiMu.
Ya Allah Roh Kudus, Penolong yang dikirim untuk menolongku...
Sebagai ungkapan rasa syukurku, akan kunaikkan sebuah pujian penyembahan untukMu :

Roh Kudus Kau hadir disini (di hidupku)
Roh Kudus Kau mengasihiku
Kau lembut, Kau manis,
Kaulah Penghiburku
Penolongku diutus Bapaku

Kubuka hati untuk Roh-Mu Tuhan
Kubuka hati menyembah-Mu Yesus
Jamahlah aku, penuhi aku
Dengan kuasa Allah Mahatinggi

Pujian di atas sangat menggambarkan kepribadianMu ya Roh Kudus. Dan ajar aku untuk selalu siap membuka hatiku untukMu. Memang aku membuat surat ini karena janjiku kepada seseorang, tapi aku berharap melalui ungkapan cintaku ini kepadaMu, makin banyak orang yang menyadari kehadiranMu...Amin
Dengan penuh kasih,
kepunyaanMu.

Jumat, 27 Juli 2012

Surat Cinta Untukmu yang Tercinta (3)

1st : 16, 2nd : 17, 3rd : 18, and now : 19 
HAPPY BIRTHDAY MY DEAR, JULIANSEN :)
Ini udah keempat kalinya aku menjadi pendamping kamu di pertambahan usia kamu...
Aku bersyukur sayang karena Tuhan masih tetap memberi kita kesempatan untuk bisa bersama :)
Setiap tahun ngga ada doa aku yang terlalu berbeda. Hanya tahun ini ada satu hal yang akan aku tambahkan di daftar permohonan aku kepada Tuhan. Aku berdoa, supaya kita bisa dengan segera tinggal di wilayah yang ngga jauh jaraknya. Tentu ngga cuma itu sayang permohonan doa aku di hari ultah kamu, ada banyaaaaaak banget permintaan aku ke Tuhan yang ngga bisa aku publikasiin disini. Maaf ya sayang, aku ngga bisa memberi kamu hal yang terlalu spesial, bahkan untuk menjabat tangan kamu aja aku ngga bisa :(
Cuma foto ini yang bisa aku kasih ke kamu sayang :) 

HAPPY BIRTHDAY JULIANSEN !
 Semoga kamu bahagia ya sayang, aku percaya di pertambahan usia kamu ini kamu akan semakin dewasa. Aku mencintaimu sayang...
Sekali lagi : Selamat Ulang Tahun ke 19 Juliansen :)
Tuhan Yesus memberkatimu...